GAMEVIBES.LIFE – Gerhana Matahari Cincin merupakan salah satu fenomena langit yang kerap menjadi sorotan masyarakat.
Pernahkah kamu melihat fenomena langit di mana Matahari tampak seperti cincin api yang bersinar di kegelapan?
Fenomena ini bukan sihir, melainkan sebuah peristiwa astronomi yang sangat presisi bernama gerhana matahari cincin.
Gerhana Matahari Cincin terjadi karena kombinasi jarak, orbit, dan ukuran semu benda langit yang sangat unik.
BACA JUGA: Poco F8 Ultra, Hp Modern Dilengkapi Fitur HyperCharge!
Mekanisme Terjadinya Cincin Api Saat Gerhana Matahari Cincin
Secara teknis, Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari.
Namun, berbeda dengan gerhana total, Bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh piringan Matahari.
Melansir dari situs resmi NASA, fenomena ini terjadi saat Bulan berada pada atau dekat dengan titik apogee, yaitu titik terjauh dalam orbit elipsnya dari Bumi.
Karena jaraknya yang jauh, ukuran Bulan tampak lebih kecil di langit dibandingkan Matahari.
Saat Bulan yang “kecil” ini melintas tepat di tengah Matahari, ia menyisakan bagian tepi luar Matahari yang tetap terlihat.
Bagian tepi inilah yang membentuk lingkaran cahaya terang yang kita kenal sebagai annulus atau “cincin api“.
BACA JUGA: Mau Investasi Emas Digital Aman? Simak Dulu Penjelasan Ini!
Bagaimana Fenomena Langit Ini Terjadi?
Ada tiga syarat utama agar kamu bisa menyaksikan keajaiban ini:
Fase Bulan Baru: Gerhana hanya bisa terjadi saat Bulan berada pada fase Bulan Baru (New Moon).
Simpul Orbit: Bulan harus berada dekat dengan simpul orbit, di mana jalur orbit Bulan berpotongan dengan jalur orbit Bumi mengelilingi Matahari (ekliptika).
Jarak Apogee: Seperti yang disebutkan sebelumnya, Bulan harus berada di posisi terjauhnya dari Bumi agar ukurannya tidak mampu menutup Matahari sepenuhnya.
BACA JUGA: Hp Oppo Reno 15, Rekomendasi Terbaik Untuk Hp Baru Kamu di Tahun 2026!
Pentingnya Keamanan Mata
Satu hal yang wajib kamu ingat adalah jangan pernah melihat fenomena ini dengan mata telanjang.
Karena Matahari tidak tertutup sepenuhnya, radiasi inframerah dan ultraviolet yang kuat tetap terpancar.
Dilansir dari BMKG, masyarakat sangat disarankan menggunakan kacamata gerhana khusus yang memiliki filter ND5 untuk mencegah kerusakan retina permanen.
Menggunakan kacamata hitam biasa atau film rontgen sama sekali tidak aman.
BACA JUGA: Investasi Emas Digital Apakah Aman? Lihat Dulu Tiga Aspek Ini!
Gerhana Matahari Cincin adalah pengingat betapa dinamisnya tata surya kita.
Meski hanya berlangsung beberapa menit di satu lokasi, bayangan yang dihasilkan memberikan data berharga bagi para ilmuwan untuk mempelajari korona Matahari dan atmosfer Bumi secara lebih mendalam.
Pernah mengalami gerhana ini?