GAMEVIBES.LIFE – Cara investasi emas untuk pemula ini bisa kamu ikuti jika tertarik untuk investasi logam mulia.
Sebagai instrumen investasi yang telah bertahan selama ribuan tahun, emas tetap menjadi primadona bagi banyak orang untuk mengamankan kekayaan.
Sifatnya yang tahan terhadap inflasi dan fluktuasi ekonomi menjadikannya pilihan ideal, terutama bagi mereka yang belum tahu bagaimana cara investasi emas untuk pemula.
Lalu, bagaimana cara investasi emas untuk pemula yang aman dan tetap menguntungkan? Berikut adalah panduan lengkapnya.
BACA JUGA: Penjelasan Investasi Emas Untuk Pemula Ini Bikin Kamu Ingin Segera Investasi!
Cara Investasi Emas Untuk Pemula
1. Tentukan Tujuan Investasi Kamu
Langkah pertama sebelum membeli emas adalah menentukan tujuan keuangan.
Apakah emas ini untuk dana pendidikan anak, tabungan pernikahan, atau persiapan masa pensiun?
Melansir dari CIMB Niaga, memiliki tujuan yang jelas akan membantu Anda menentukan berapa gram emas yang perlu dikumpulkan setiap bulannya dan berapa lama jangka waktu investasi yang dibutuhkan.
Cara ini adalah tahap pertama sebelum kamu belajar cara investasi emas untuk pemula.
BACA JUGA: Apakah Investasi Emas Aman Untuk Pemula? Simak Penjelasan Lengkapnya
2. Pilih Jenis Emas: Fisik atau Digital
Untuk kamu yang penasaran cara investasi emas untuk pemula, penting untuk memahami perbedaan jenis emas di pasar.
Emas Batangan (Logam Mulia): Memiliki kadar kemurnian 24 karat (99,99 persen). Ini adalah pilihan terbaik untuk investasi jangka panjang karena harga jualnya yang stabil.
Emas Digital: Solusi bagi Anda yang ingin mulai dengan modal kecil.
Dilansir dari CNBC Indonesia, emas digital memungkinkan investor membeli emas mulai dari Rp10.000 saja melalui aplikasi tanpa perlu memusingkan tempat penyimpanan fisik.
BACA JUGA: Spesifikasi Motor Listrik Murah Viar Q1: Buatan Indonesia yang Hemat Energi
3. Pantau Harga Secara Berkala
Meskipun harga emas cenderung stabil dalam jangka panjang, fluktuasi harian tetap terjadi. Karenanya, cara investasi emas untuk pemula adalah memantau harga emas.
Dilansir dari katadata.co.id, memantau harga harian lewat situs resmi atau aplikasi sangat disarankan.
Waktu terbaik untuk membeli adalah saat harga sedang mengalami tren penurunan, dan waktu terbaik untuk menjual adalah saat harga melonjak tinggi demi mendapatkan selisih keuntungan (spread).
BACA JUGA: Lidah Mertua Tanaman Pembawa Keberuntungan? Ternyata Bukan Mitos! Ini Faktanya
4. Beli di Tempat Resmi dan Terpercaya
Keamanan adalah prioritas utama.
Pastikan Anda hanya membeli emas di tempat yang memiliki kredibilitas tinggi.
Melansir dari Sahabat Pegadaian, tempat-tempat resmi seperti Butik Emas Antam, Pegadaian, atau platform digital yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah pilihan paling aman untuk menghindari risiko penipuan atau emas palsu.
BACA JUGA: Cara Menanam Pohon Uang Tanaman Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
5. Gunakan “Dana Dingin”
Prinsip dasar investasi adalah jangan pernah menggunakan uang untuk kebutuhan pokok.
Gunakanlah “dana dingin” atau uang sisa yang tidak akan dipakai dalam waktu dekat.
Karena emas bersifat investasi jangka panjang (minimal 5-10 tahun), Anda tidak akan terburu-buru menjualnya saat harga sedang turun hanya karena butuh uang mendesak.
BACA JUGA: Samsung Galaxy S26 Siap Gebrak Pasar Smartphone Indonesia, Ini Spesifikasinya
6. Perhatikan Cara Penyimpanan
Jika Anda memilih emas fisik, siapkan tempat penyimpanan yang aman.
Dilansir dari Allianz Indonesia, Anda bisa menggunakan brankas pribadi di rumah atau menyewa Safe Deposit Box (SDB) di bank jika memiliki emas dalam jumlah besar.
Sementara untuk emas digital, pastikan akun Anda memiliki sistem keamanan ganda (2FA) dan rutin mengganti kata sandi.
BACA JUGA: Saldo Dana Kaget Edisi Tahun Baru Modal Main Game Billiard! Unduh Disini
Kesimpulannya, Investasi emas bukan tentang seberapa banyak Anda membeli sekaligus, melainkan tentang konsistensi.
Dengan memahami bagaimana cara investasi emas untuk pemula di atas, Anda bisa mulai membangun portofolio kekayaan yang tahan banting terhadap badai ekonomi.