GAMEVIBES.LIFE – Motor Listrik Fast Charging akan rebut dominasi pasar kendaraan dari motor konvensional? Berikut penjelasannya.
Perbandingan biaya operasional motor listrik fast charging dengan motor konvensional saat ini menjadi perdebataan di kalangan pecinta otomotif.
Mari kita bicara angka secara jujur. Salah satu alasan orang ragu pindah ke kendaraan listrik adalah biaya awal.
Namun, jika kita membedah efisiensi motor listrik fast charging, hitung-hitungannya menjadi sangat menarik.
BACA JUGA: Bagaimana Cara Investasi Emas Untuk Pemula? Begini Caranya
Pengeluaran Daya Motor Listrik Fast Charging
Dalam satu bulan, biaya listrik yang dikeluarkan untuk pengisian daya jauh lebih rendah dibandingkan biaya pembelian BBM untuk jarak tempuh yang sama.
Untuk segi pengeluaran daya, tentu pemenangnya adalah motor listrik. Pasalnya, kamu hanya perlu cas selama kurang dari setengah hari atau bahkan beberapa jam.
Kamu kemudian dapat meneruskan memakai motor listrik kamu secara terus menerus. Kamu hanya perlu untuk memilih motor listrik yang punya fitur fast charging.
BACA JUGA: Penjelasan Investasi Emas Untuk Pemula Ini Bikin Kamu Ingin Segera Investasi!
Keunggulan Motor Listrik Fast Charging
Dari segi keunggulan, fast charging di sini berperan sebagai pengganti “waktu yang hilang“.
Jika waktu adalah uang, maka penghematan jam yang anda dapatkan karena tidak perlu mengantre lama di SPBU atau menunggu berjam-jam saat mengisi daya di rumah adalah sebuah keuntungan finansial tersirat.
Selain itu, motor listrik memiliki komponen bergerak yang jauh lebih sedikit, yang berarti biaya servis rutin seperti ganti oli dan pembersihan filter udara hilang sepenuhnya dari anggaran bulanan Anda.
BACA JUGA: Spesifikasi Motor Listrik Murah Viar Q1: Buatan Indonesia yang Hemat Energi
Parkir Gratis Khusus Pengguna Motor Listrik
Di beberapa kota besar, pemerintah juga memberikan insentif berupa pembebasan pajak atau parkir gratis bagi pengguna motor listrik.
Jika semua faktor ini digabungkan, biaya total kepemilikan (Total Cost of Ownership) motor listrik akan terlihat jauh lebih efisien setelah tahun kedua penggunaan.
Jadi, teknologi pengisian cepat ini bukan hanya soal gaya, tapi soal kecerdasan dalam mengelola keuangan pribadi di era modern.
BACA JUGA: Trio Lini Belakang Timnas Indonesia Ini Akan Kembali di Era Pelatih Baru Timnas Indonesia!
Tentunya, motor listrik dan motor konvensional memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, lain cerita jika membicarakan hemat dan efisien.
Baik motor listrik fast charging maupun motor listrik konvensional, keduanya sama-sama harus kamu rawat jika ingin lebih awet dan tahan lama.
Meski kendaraan listrik lebih mudah untuk kamu rawat karena bagian dalam yang tidak serumit motor konvensional.
Gimana, tertarik untuk memiliki motor listrik fast charging dan beralih ke kendaraan listrik?